Ad

BPBD Murung Raya Dorong Desa dan Kelurahan Perkuat Penanganan Awal Karhutla

Puruk Cahu, merdeka45detik . Com– Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya (Mura), Fitrianor Fahriman, mengapresiasi pelaksanaan Pelatihan Masyarakat Peduli Api (MPA) Kecamatan Murung. Kegiatan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat keterlibatan pemerintah desa dan kelurahan dalam penanganan awal kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hal tersebut disampaikannya saat diwawancarai awak media dalam kegiatan pembukaan Pelatihan MPA Kecamatan Murung di Aula Kantor Kecamatan Murung, Kamis (8/10/2026).

Fitrianor menyampaikan, penanganan bencana tidak dapat hanya bertumpu pada BPBD Kabupaten Murung Raya. Dukungan pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan sangat diperlukan, terutama karena titik api masih ditemukan di sejumlah wilayah dan Kabupaten Murung Raya masih berstatus tanggap darurat.

“Untuk penanganan kebencanaan ini, tidak hanya bertumpu kepada BPBD Kabupaten Murung Raya saja, tetapi juga perlu dukungan dari pihak kecamatan dan pemerintah desa. BPBD tidak mungkin berada di semua tempat secara bersamaan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan personel dan peralatan pemadam di tingkat desa maupun kelurahan dapat membantu mempercepat penanganan ketika kebakaran terjadi. Dengan demikian, pemadaman awal bisa segera dilakukan sebelum api meluas.

Apabila kebakaran tidak dapat dikendalikan atau meluas, pemerintah kecamatan dapat memberikan dukungan tambahan. Selanjutnya, jika diperlukan penguatan personel, BPBD melalui posko induk kabupaten akan menurunkan tim untuk membantu penanganan di lokasi kebakaran.

Fitrianor menilai, pelatihan MPA menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi antarpemerintah dalam menghadapi ancaman kebakaran.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan oleh kecamatan lain di Murung Raya, termasuk wilayah pelosok yang memiliki jarak tempuh cukup jauh dari pusat kabupaten. Dengan adanya relawan terlatih dan peralatan yang tersedia, masyarakat diharapkan mampu melakukan penanganan awal, baik terhadap kebakaran hutan dan lahan maupun kebakaran permukiman.

Terkait perkembangan titik api, Fitrianor menjelaskan bahwa jumlah titik api sempat meningkat, tetapi laju peningkatannya melambat. Kondisi tersebut antara lain dipengaruhi hujan yang turun di sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir sehingga vegetasi menjadi lebih basah dan risiko kebakaran berkurang.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa titik api yang teridentifikasi dan dapat dijangkau tetap segera ditangani oleh petugas. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan perluasan lahan yang terbakar.

Di sisi lain, Fitrianor mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi asap yang masih pekat dan berbahaya. Ia mengimbau warga membatasi aktivitas di luar rumah apabila tidak memiliki keperluan mendesak serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan sekitar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk arif dan bijaksana melihat kondisi saat ini, serta tidak melakukan pembakaran lahan,” tegasnya.

Pelatihan MPA Kecamatan Murung tersebut diikuti 70 peserta yang berasal dari 13 desa dan dua kelurahan. Melalui kegiatan ini, kesiapsiagaan personel di tingkat desa dan kelurahan diharapkan semakin kuat sehingga penanganan awal kebakaran dapat dilakukan lebih cepat dan dampak bencana dapat diminimalkan.

(Sem Firdaus)
Baca Juga:
https://www.merdeka45detik.com/2026/10/bpbd-murung-raya-dorong-desa-dan.html

Berita Terbaru

  • BPBD Murung Raya Dorong Desa dan Kelurahan Perkuat Penanganan Awal Karhutla
  • BPBD Murung Raya Dorong Desa dan Kelurahan Perkuat Penanganan Awal Karhutla
  • BPBD Murung Raya Dorong Desa dan Kelurahan Perkuat Penanganan Awal Karhutla
  • BPBD Murung Raya Dorong Desa dan Kelurahan Perkuat Penanganan Awal Karhutla
  • BPBD Murung Raya Dorong Desa dan Kelurahan Perkuat Penanganan Awal Karhutla
  • BPBD Murung Raya Dorong Desa dan Kelurahan Perkuat Penanganan Awal Karhutla

Posting Komentar

Ad
Ad