Seribu Riam Ukir Prestasi di Tira Tangka Balang 2026, Raih Juara II Tari Kreasi
Puruk Cahu, Merdeka45 Detik– Kecamatan Seribu Riam kembali menunjukkan potensi seni budayanya melalui ajang Festival Budaya Tira Tangka Balang 2026. Dalam kompetisi Tari Kreasi, kontingen Seribu Riam berhasil menempati peringkat kedua pada kegiatan yang digelar di Alun-Alun Jorih Jerah, Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Sabtu (8/8/2026).
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu capaian yang membanggakan bagi Kecamatan Seribu Riam. Lewat penampilan tari yang disiapkan secara matang, para peserta mampu menunjukkan kreativitas sekaligus mengangkat nilai-nilai budaya lokal di hadapan masyarakat dan peserta festival.
Camat Seribu Riam, Niko Santoro, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pencapaian yang diraih para penari.
Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja sama dan komitmen seluruh pihak yang terlibat, mulai dari penari, pelatih, pendamping hingga dukungan pemerintah kecamatan dan masyarakat.
“Yang paling utama adalah bagaimana anak-anak bisa tampil percaya diri dan membawa nama Kecamatan Seribu Riam. Juara II ini menjadi hasil yang patut kita syukuri sekaligus menjadi motivasi untuk lebih baik lagi,” ujar Niko Santoro.
Menurutnya, festival budaya bukan semata-mata menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat upaya pelestarian kesenian daerah. Karena itu, keterlibatan generasi muda perlu terus didorong agar seni budaya lokal tidak kehilangan penerus.
Niko berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak generasi muda yang memiliki ruang untuk menyalurkan bakat dan kreativitas di bidang seni.
“Harapan kami, prestasi ini menjadi awal untuk terus meningkatkan kualitas. Semoga ke depan Seribu Riam bisa memberikan penampilan yang semakin baik dan kembali meraih prestasi,” katanya.
Festival Budaya Tira Tangka Balang 2026 menjadi salah satu panggung bagi kecamatan-kecamatan di Kabupaten Murung Raya untuk memperkenalkan keragaman seni dan budaya daerah. Selain memberikan hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat rasa bangga terhadap identitas budaya lokal.(Marfel)
Posting Komentar