SIAP KERJA MURA Diluncurkan, Disnakertrans Integrasikan Data Tenaga Kerja dan Lowongan Secara Digital
Puruk Cahu, merdeka45detik. Com– Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Murung Raya resmi meluncurkan dan menyosialisasikan SIAP KERJA MURA, yakni Sistem Integrasi Akselerasi Penempatan dan Kompetensi Tenaga Kerja Kabupaten Murung Raya.
Kegiatan launching dan sosialisasi tersebut berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kantor Bupati Murung Raya, Kamis (10/9/2026). Kegiatan dihadiri Sekda Murung Raya Sarwo Mintardjo, kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Murung Raya, perwakilan perusahaan, lembaga pelatihan serta para pelajar.
Sejumlah perusahaan dan lembaga pendidikan yang hadir di antaranya PT Putra Perkasa Abadi, PT Bina Jaya Sejahtera, PT Marunda Graha M., LPP Butterfly, PT ACP, SMKN 1 TS dan SMAN 1 PC.
Dalam pemaparannya, Kepala Disnakertrans Murung Raya Hendra Hadikusuma, S.STP., menjelaskan, bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (PENTA) memiliki tugas menyiapkan calon tenaga kerja melalui pelatihan berbasis kompetensi, menyediakan informasi pasar kerja, memberikan pelayanan antar kerja serta memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Menurutnya, salah satu fungsi strategis PENTA adalah mengoordinasikan pelatihan berbasis kompetensi, menganalisis kebutuhan pelatihan, menyiapkan peserta, menyusun program pelatihan dan pemagangan, menyebarluaskan informasi pasar kerja, hingga melaksanakan pelayanan dan perantaraan kerja.
Selain itu, PENTA juga memiliki fungsi mengembangkan kesempatan kerja, melakukan monitoring dan evaluasi pelatihan serta pelayanan antar kerja, menyiapkan instruktur dan tenaga ahli, serta membangun kerja sama dengan lembaga pelatihan dan dunia usaha.
Sementara itu, Balai Latihan Kerja (BLK) memiliki tugas merencanakan dan menyelenggarakan program pelatihan kerja, mengembangkan program pelatihan, melaksanakan pelatihan, uji kompetensi, sertifikasi serta melakukan evaluasi terhadap hasil pelatihan.
Hendra mengatakan, kehadiran SIAP KERJA MURA merupakan bagian dari upaya Disnakertrans membawa pelayanan ketenagakerjaan yang sebelumnya dilakukan secara konvensional ke dalam sistem digital.
“Tujuan kami untuk membuat web ini seperti saya sampaikan tadi, kami mau membawa pelayanan yang konvensional ke dunia digital,” ujarnya.
Melalui platform tersebut, data yang selama ini berada pada BLK, PENTA maupun bidang terkait diharapkan dapat terintegrasi. Dengan demikian, informasi mengenai pelatihan, kompetensi pencari kerja, lowongan perusahaan hingga penempatan tenaga kerja dapat tersaji dalam satu sistem.
Hendra menjelaskan, integrasi tersebut juga bertujuan mengurangi ketidaksesuaian atau missmatch antara pelatihan yang diberikan dengan kebutuhan dunia usaha.
“Jadi dari pelatihan di BLK itu dia tidak miss and match. Jadi tepat sasaran pelatihannya,” katanya.
Ia menambahkan, SIAP KERJA MURA juga dirancang untuk membantu perusahaan dalam mendapatkan calon tenaga kerja sesuai kebutuhan. Perusahaan nantinya dapat menyampaikan informasi penerimaan tenaga kerja melalui platform tersebut tanpa harus datang langsung ke Disnakertrans.
“Penta tinggal mengklik ketika di-share sama perusahaan di Siap Kerja ini, artinya memangkas jalur birokrasi,” jelasnya.
Menurut Hendra, strategi utama SIAP KERJA MURA adalah mengintegrasikan data pencari kerja, perusahaan, lowongan pekerjaan, kompetensi, pelatihan dan penempatan.
Dengan integrasi tersebut, akses masyarakat terhadap peluang kerja diharapkan semakin cepat, sekaligus meningkatkan kesesuaian kompetensi tenaga kerja lokal dengan kebutuhan dunia usaha.
Hendra menyebut SIAP KERJA MURA akan terus dikembangkan secara bertahap. Platform tersebut juga diarahkan untuk memberikan peluang kepada masyarakat lokal, khususnya mereka yang belum memiliki keterampilan, agar dapat mengikuti pelatihan sesuai kompetensi yang dibutuhkan perusahaan.
“Yang tidak punya skill akan kita latih sesuai dengan kompetensi atau sesuai dengan yang diharapkan oleh pihak perusahaan,” ujarnya.
Dalam penerapannya, perusahaan yang ingin memasukkan informasi lowongan kerja terlebih dahulu harus mendaftarkan akun dan menyiapkan data kebutuhan tenaga kerja. Sementara masyarakat yang ingin melamar juga diwajibkan melakukan pendaftaran melalui platform.
Untuk tahap awal, pencari kerja dibatasi maksimal melamar pada dua perusahaan apabila terdapat beberapa lowongan yang dibuka secara bersamaan.
Pembatasan tersebut, kata Hendra, dilakukan agar kesempatan melamar tetap terbuka bagi pencari kerja lainnya yang juga telah mengikuti pelatihan.
Disnakertrans Murung Raya berharap SIAP KERJA MURA dapat menjadi ekosistem layanan ketenagakerjaan digital yang menghubungkan pemerintah, lembaga pelatihan, perusahaan dan masyarakat dalam satu platform.
Ke depan, pengembangan sistem akan terus dilakukan agar pelayanan ketenagakerjaan semakin efektif, terintegrasi dan mampu menjawab kebutuhan dunia usaha sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja bagi tenaga kerja lokal Murung Raya.
(Sem Firdaus)
Posting Komentar